SiAmplop

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Benar

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah - Syarat Serta Prosedur Jual Beli Tanah dan Bangunan sera bagaimana Tata Cara Lengkap Mengurus Surat Perjanjian Jual Beli Tanah akan kami bahasa tuntas disini, dalam dunia perniagaan khususnya dalam jual beli property seperti tanah maka akan ada surat resmi yang dimana mengikat kedua belah pihak di sertai dengan saksi saksi dan ini sangat penting wajib harus dibuat demi memberikan rasa aman dan menjaga terjadinya perselisihan dimasa yang akan datang. 

Ok kali ini, siamplop.com akan berbagi kepada sahabat semua bagaimana cara membuat surat jual beli tanah yang baik dan benar yang tentunya nanti bisa anda perhatikan dalam beberapa contoh surat jual beli tanah yang akan kami sajikan dalam artikel ini. 

Adapun dalam hal ini yang memiliki kepentingan yakni pihak penjual dan pembeli melakuka proses negosiasi harga terlebih dahulu, jika sudah, maka kedua belah pihak langsung menuju kelurahan setempat dimana lokasi tanah yang akan dibeli dan tentunya disana nanti akan jelas luas tanah anda berapa, batasanya dan ini menjadi point wajib yang ada pada surat jual beli tanah

Sedangkan dalam peraturan daerah mungkin saja bisa berbeda, ada yang namanya pajak dan potongan 10% dari harga jual tanah jika harganya berada diatas ketentuan maksimum misalkan saja di jakarta saat ini, jika anda membeli tanah di bawah harga 1 Milyar maka akan dibebaskan pajak PBB. Namun di bebrapa daerah di Indonesia bisa saja berbada.

Baca juga : Contoh Surat Keterangan Ahli Waris

Ok sebelumya anda juga harus perhatikan apa saja yang wajib ada dalam format penulisan surat jual beli tanah ini dimana ada beberapa point penting yang wajib terisi muali dari :

1. Identitas lengkap para pihak (Penjual dan Pembeli) disini dilengkapi dengan KTP asli dan FC nya.
2. Deskripsi atau gambaran tanah, yang meliputi:
    o Lokasi tanah dalam bentuk alamat;
    o Luas Tanah dalam bentuk Meter Persegi;
    o Batas tanah (empat arah mata angin);
    o Status kepemilikan;
    o Nomor surat tanah;
    o Harga tanah sesuai kesepakatan.
3. Pencatuman jaminan dan identitas saksi
4. Cara dan batas waktu pembayaran
5. Kesepakatan penyelesaian masalah jika terjadi perselisihan

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

Yang bertanda tangan dibawah ini, saya :

Nama                : Sunardi
Umur                 : 55 Tahun
Pekerjaan          : Wiraswasta
Alamat              : Jln. Soekarno No. 34 Kota Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (Penjual).

Nama                : Suharmi
Umur                 : 37 Tahun
Pekerjaan          : PNS
Alamat              : Jln. Meraxa No. 24  Kota Banda Aceh
Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (Pembeli)

Pada tanggal 10 Januari 2016, pihak ke I telah menjual, lepas / mutlak sebidang tanah darat seluas 350 M2, berikut sebuah bangunan yang terletak diatas tanah tersebut kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 390.000.000,- (tiga ratus sembilan puluh juta rupiah). Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi secara tunai.

Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut :

Sebelah barat    : Berbatasan dengan tanah M. Amin
Sebelah timur    : Berbatasan dengan tanah Melinda
Sebelah utara    : Berbatasan dengan tanah Fauziah
Sebelah selatan : Berbatasan dengan tanah Sungai

Bangunan terdiri dari :
Ukuran panjang dan lebar : 590 M2
Atap : Genteng
Dinding : Tembok
Lantai : Keramik marmer

Maka, sejak tanggal 10 Januari 2016 Tanah bangunan tersebut di atas telah menjadi hak milik pihak ke II. Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya meyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.

Demikian, setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi-saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.

Banda Aceh, 10 Januari 2016
Pihak Ke I (Penjual)                                                                               Pihak Ke II (Pembeli


(Sunardi)                                                                                                         (Suharmi)

Saksi-saksi

Saksi Ke I                                               Saksi Ke II                                           Saksi Ke III


(M. Amin)                                                 (Melinda)                                               (Fauziah)

Ok sekian yang bisa kami sajikan kali ini mengenai ulasan contoh surat perjanjian jual beli tanah yang bisa anda pehatikan tentunya. Dimana juga disertai dengan matrai. Usahakn dalam hal saksi memiliki identitas yang jelas baik dari pihak penjua dan pembeli.

Share:

Tweet Share GPlus