SiAmplop

Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

Setiap orang yang berkecimpung dalam dunia usaha atau pelaku bisnis hampir dipastikan mengenal dan tahu apa itu akuntansi. Ya..pastinya, karena keseharian aktivitas utama mereka tidak lepas dengan yang namanya akuntansi. Namun tidak sedikit yang belum memahami apa sebenarnya akuntansi itu ?

Mereka hanya mengetahui kalau akuntansi adalah segala  aktivitas yang ada hubungannya/kaitannya dengan soal keuangan. Pernyataan ini jika dipandang dari sudut secara umum ada benarnya juga meskipun tidak sepenuhnya tepat. Lalu apa sebenarnya pengertian dari akuntansi secara umum dan berdasarkan pendapat para ahli.

Contoh Kegiatan Akuntansi
Berikut akan kita bahas berbagai macam pengertian akuntasi baik secara umum maupun menurut pendapat para ahli.

Pengertian Akuntansi secara umum
Istilah Akuntansi berasal dari kata serapan bahasa asing yaitu accounting yang memiliki makna menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang ada hubungannya dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Fungsi utama dari akuntansi sendiri adalah sebagai media informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi itulah maka kita dapat melihat posisi keuangan suatu organisasi serta perubahan apa yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.


Pengertian Akuntansi Menurut Pendapat Para Ahli
Menurut Paul Grady, Akuntansi merupakan sebuah body of knowledge serta memiliki fungsi organisasi secara tersusun, orisinal, autentik, menganilisis dan menafsirkan seluruh kejadian dan transaksi serta karakter keuangan yang akan terjadi dalam kegiatan entitas akuntasi untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk memanjemen segala laporan dan pertanggungjawaban atas kepercayaan yang telah diterimanya.
Menurut Littleton merupakan salah satu ahli akuntansi. Menurutnya bahwa tujuan utama dari akuntansi adalah melaksanakan perhitungan periodik antara biaya dan hasil. Dia juga menambahkan bahwa biaya dianggap sebagai usaha, sedangkan hasil adalah prestasi. Dari pendapatnya diatas, maka akuntansi bisa disimpulkan  adalah perhitungan komparasi antara biaya-biaya yang terjadi sebagai sebuah usaha dengan pencapaian hasil yang merupakan prestasi atas usaha tersebut.
Menurut Mulyadi (seorang penulis buku akuntansi terkenal), menyatakan bahwa  sistem akuntansi didefinisikan sebagai organisasi formulir, catatan serta laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan.
Pengertian akuntansi menurut accounting principle board adalah suatu kegiatan jasa untuk memberikan informasi yang bersifat kuantitatif dimana pada umumnya berukuran materi atau uang tentang mengenai suatu badan ekonomi yang untuk digunakan dalam mengambil keputusan ekonomi dalam memilih diantara beberapa pilihan alternatif.
Sophar Lumbantoruan merupakan seorang mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia yang menulis  sebuah buku Akuntansi Pajak. Didalam bukunya, Sophar mengatakan bahwa akuntansi adalah suatu alat yang digunakan untuk bahasa bisnis di mana informasi yang disampaikan hanya bisa dipahami jika mekanisme akuntansi sudah dimengerti. Jadi bagi pihak-pihak yang tidak mengerti alur, prosedur serta mekanisme dari proses akuntansi, ia tidak akan bisa memahami informasi keuangan hasil dari proses akuntansi.
Suparwoto adalah seorang dosen akuntansi yang mengabdi di Universitas Gajah Mada. Beliau merupakan lulusan dari California State University. Beliau mendefinisikan akuntansi sebagai suatu teknik atau sistem untuk mengukur dan mengelola transaksi keuangan dan menyajikan hasil pengelolaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak-pihak internal dan eksternal perusahaan. Pihak eksternal meliputi investor, kreditur, pemerintah, serikat buruh dan lain-lain.
Pengertian akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accountant adalah suatu seni mencatat, mengikhtisarkan dan mengelola dengan proses tertentu dan dalam ukuran moneter dan transaksi serta kejadian-kejadian yang umumnya bersifat keuangan dan menafsirkan hasil-hasilnya.

Itulah tadi penjelasan tentang definisi Akuntansi menurut pendapat beberapa ahli. Dari definisi yang dikemukakan diatas maka bisa disimpulkan secara garis besarnya bahwa akuntansi adalah suatu proses pencatatan transaksi keuangan kemudian dikelompokkan, diidentifikasi untuk disajikan dalam bentuk laporan kepada pihak pihak yang berkepentingan didalamnya.

            Mudah-mudah informasi diatas dapat memberikan sedikit manfaat dan sekaligus menambah wawasan bagi siapaun yang membacanya. 

Contoh Proposal Penelitian Yang Baik dan Benar

Dalam dunia perkuliahan, seorang mahasiswa tentulah mengetahui apa itu proposal penelitian karena untuk menyelesaikan tahap akhir pendidikannya harus terlebih dahulu menyelesaikan salah satu syarat mutlak yaitu dengan membuat skripsi. Sebelum skripsi itu dibuat mahasiswa terlebih dahulu mengajukan proposal penelitian untuk kemudian dinilai apakah layak nantinya proposal tersebut diangkat sebagai judul skripsi ataukah tidak.

Lantas, bagaimana sih cara membuat proposal penelitian itu?

Kerangka Penulisan Proposal
Dalam menyusun sebuah proposal penelitian itu sebenarnya tidak ada aturan yang baku karena untuk setiap universitas/instansi memiliki panduan sendiri-sendiri, berbeda dengan instansi lainnya. Namun pada intinya setiap proposal penelitian tersebut adalah membahas tentang masalah apa yang akan diteliti serta bagaimanakah metode yang akan digunakan untuk memecahkan masalah tersebut.
Berikut adalah contoh Kerangka penulisan proposal penelitian yang terdiri dari bagian-bagian berikut ini:

A. BAGIAN AWAL

Bagian awal proposal penelitian terdiri atas: 

Halaman sampul depan 
Isinya adalah tentang: Usulan Penelitian Skripsi, Judul, Lambang atau logo Universitas , nama peserta. Halaman ini biasanya menggunakan kertas yg disesuaikan dengan ketentuan di setiap masing-masing fakultas

Halaman sampul dalam
Halaman ini berisi materi yang sama dengan halaman sampul depan, tetapi menggunakan kertas putih.

Halaman pesetujuan
Biasanya terdiri dari 2 halaman. Merupakan halaman yang berisi nama lengkap peserta serta tanda tangan pembimbing 1 dan 2 serta halaman penetapan panitia penguji yang memuat: tanggal, bulan tahun pelaksanaan, nama ketua dan anggota, penguji Skripsi.

Halaman daftar isi 
Memuat semua bagian dalam proposal penelitian Skripsi termasuk urutan Bab, Sub Bab dan Anak Bab beserta nomor halamannya.

Halaman daftar tabel (jika ada)
Halaman yang memuat urutan tabel, keterangan serta nomor halamannya.

Halaman daftar gambar (jika ada)
Halaman yang memuat urutan gambar, keterangan serta nomor halamannya

Halaman daftar lampiran
Memuat nomor urut lampiran, judul lampiran dan nomor halamannya.

B. BAGIAN INTI

Bagian inti proposal penelitian terdiri atas :

1) BAB 1 PENDAHULUAN

a) Latar Belakang 
    Berisi uraian tentang masalah apa yang akan diangkat dalam penelitian, yang terkait dengan judul, serta alasan mengapa masalah itu penting dan perlu diteliti. Masalah tersebut harus didukung oleh fakta empiris (pemikiran induktif) sehingga jelas, memang ada masalah yang perlu diteliti.

b) Identifikasi masalah
     Menjelaskan tentang masalah inti dari penelitian yang akan diangkat dan dijabarkan secara lebih detail dalam sebuah skripsi.

c) Pembatasan masalah 
    Membatasi pada masalah apa saja yang akan diangkat dalam bahasan sebuah skripsi sehingga penjabarannya tidak melebar kepersoalan diluar dari apa ada dalam judul skripsi

d) Rumusan Masalah
    Adalah rumusan secara nyata tentang masalah yang ada dalam bentuk pertanyaan penelitian yang dilandasi oleh pemikiran teoritis yang kebenarannya perlu di buktikan.

e) Tujuan Penelitian 
     Bagian ini menjabarkan tujuan yang ingin dicapai melalui proses penelitian. Biasanya merujuk pada hasil yang akan dicapai atau diperoleh dari maksud penelitian.

f) Manfaat Penelitian
    Manfaat yang ingin disampaikan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan untuk kalangan akademis maupun untuk umum.

2) BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

a) Landasan Teoritik
Bagian ini berisi tentang teori dasar para ahli yang berasal dari pustaka mutakhir yang memuat teori, proposisi, konsep atau pendekatan terbaru yang ada kaitannya dengan penelitian yang dilakukan untuk mencegah duplikasi.

b) Hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan
Bagian ini memuat tentang fakta-fakta atau hasil kajian empirik yang relevan dengan judul/topik penelitian. Bagian ini berisi tentang : nama peneliti atau penulis, judul atau topik, alat atau metode analisis dan hasil penelitian tersebut.

c) Kerangka Pemikiran 
Kerangka pemikiran penelitian bisa berbentuk bagan, model matematik atau persamaan fungsional yang dilengkapi dengan uraian kualitatif. Kerangka pemikiran disusun berdasarkan latar belakang masalah, ditunjang oleh teori-teori yang ada dan bukti-bukti empirik dari hasil-hasil penelitian terdahulu, maupun jurnal-jurnal yang relevan dengan masalah yang diteliti, kemudian dirumuskan dalam suatu kerangka pemikiran. Jika memungkinkan disusun dalam satu model yang menggambarkan keterkaitan antar variabel, sehingga dapat dirumuskan suatu hipotesis.

d) Hipotesis Penelitian.
Hipotesis penelitian dirumuskan dengan bersumber pada kajian pustaka, penelitian terdahulu dan kerangka pemikirtan penelitian. Akan tetapi, tidak semua penelitian memerlukan rumusan hipotesis penelitian. Penelitian yang bersifat eksploratoris (penjelasan) dan deskriptif (gambaran) tidak membutuhkan hipotesis. Oleh karena itu, subbab hipotesis penelitian tidak harus ada dalam skripsi.

3) BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
Dalam bab ini dijelaskan metode penelitian yang digunakan (misalnya, metode eksperimen) disesuaikan dengan masalah apa yang diangkat. Yang perlu dijelaskan adalah konsep metode yang digunakan itu, rancangan, dan variabelnya. Dalam kaitannya dengan variabel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jenis variabel, definisi operasional variabel, dan hubungan antar variabel.
a) Rancangan/Desain Penelitian/Metode Penelitian 

b) Waktu dan tempat penelitian 
Menjelaskan tentang waktu dan tempat penelitian itu dilakukan

c) Variabel-variabel yang diteliti 

d) Populasi dan Sampel Serta Teknik Pengambilan Sampel. 
Ketika menjelaskan sampel penelitian, peneliti perlu menjelaskan jumlah sampel, alasan pengambilan anggota sampel sejumlah itu, dan teknik pengambilan sampelnya (sampling). Bila dipandang perlu, peneliti  juga dapat menjelaskan prosedur pengambilan sampel untuk meyakinkan pembaca bahwa sampel yang diambil dari populasi benar-benar representatif.

e) Teknik pengumpulan data
Penjelasan tentang teknik/instrumen pengambilan data sebaiknya bersifat rinci/spesifik. Ada baiknya apabila peneliti juga menjelaskan rancangan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen meskipun hanya sekilas. Misalnya, apabila teknik pengambilan data berupa tes, maka perlu dijelaskan nama tes, jenis tes, cakupan tes, jumlah butir tes, dan bobot masing-masing butir tes.

 f) Teknik analisis data 
Teknik analisis data ditentukan atas dasar masalah serta metode penelitiannya. Jika rumusan masalahnya lebih dari satu dan memerlukan teknik analisis yang berbeda, maka hal itu perlu dijelaskan.

g) Hipotesis statistik
Pada bagian ini dikemukakan hipotesis statistik, yaitu hipotesis yang siap diuji dilapangan, yang berisi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (H1). Bentuknya disesuaikan dengan rumusan masalahnya.

C. BAGIAN AKHIR

Kesimpulan dan saran
Bagian ini berisi  uraian singkat tentang kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan disertai dengan saran yang diperlukan sebagai salah satu solusi dalam penyelesaian masalah tersebut.

Daftar Pustaka
Dalam bagian ini dituliskan seluruh referensi yang dijadikan acuan dalam penelitian dan yang disebut langsung dalam tubuh proposal. Rujukan yang tidak disebut tidak perlu ditulis.Penulisan daftar pustaka disesuaikan dengan aturan yang ada.

Lampiran
Lembar data yang menguatkan fakta dilapangan dari penelitian yang dilakukan, bentuknya bisa berupa foto, grafik, peta dan sebagainya.

Demikianlah ulasan singkat saya tentang (kerangka) proposal penelitian, bagi yang ingin mencari  panduan dalam membuat proposal penelitian, tidak ada salahnya kalau artikel diatas dijadikan referensi.

Contoh Cover Makalah Yang Baik dan Benar

Setiap karya berupa tulisan apapun bentuknya baik itu berupa buku, majalah, skrpsi maupun makalah tidak terlepas dari yang namanya cover/sampul. Hal ini sangat penting sebab fungsi dari cover/sampul itu sendiri adalah sebagai daya tarik, karena yang pertama kali dilihat oleh orang sebelum melihat isi sebuah karya atau buku adalah tampilan cover itu sendiri.  Semakin bagus covernya maka peluang untuk dibaca semakin besar, meskipun terkadang isinya belum tentu sebagus covernya.

Pada dasarnya tidak ada aturan baku tentang cara membuat cover, semua berdasarkan daya kreatif penyusunnya masing-masing namun ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam menyusun sebuah cover agar hasilnya nampak bagus dan menarik.

Tenang saja, kali ini saya coba berikan solusinya.

CARA MEMBUAT COVER MAKALAH 


1. Judul Makalah
adalah bagian atas dari sebuah cover. Fungsinya adalah memberikan informasi utama kepada pembaca mengenai hal yang akan dibahas pada makalah tersebut.

 Tips
  • Judul dibuat dengan menggunakan susunan kalimat yang singkat, menarik dan bersifat informatif.
  • Gunakanlah font Times New Roman, size: 14 atau 16, huruf kapital (caps lock) dan Bold
  • Pengaturan Margin (batas tepi kertas), kiri: 4 cm, kanan: 3 cm, atas dan bawah: 3 cm
  • Letak menggunakan rata tengah (justify/ Ctrl + E)
  • Gunakanlah Kertas A4 (disesuaikan dengan kertas isinya)
2. Tujuan Pembuatan Makalah
Pada bagian ini dijelaskan tentang alasan atau dengan tujuan apakah kalian membuat makalah ini. Sebagai contoh “Makalah ini dibuat sebagai syarat untuk memenuhi tugas bidang studi Biologi“.

3. Logo Organisasi/Lembaga/Instansi
Logo merupakan hal yang wajib dalam penyusunan cover makalah. Logo diletakkan di bagian tengah cover,ukurannya bisa disesuaikan disesuaikan, asalkan jangan terlalu kecil atau besar, cukup bisa terlihat jelas oleh pembaca.

4. Identitas Penulis/Penyusun Makalah
Identitas penulis/penyusun makalah ditulis persis di bawah logo. Jika penyusun ini individu tuliskan nama, kelas/jurusan, serta nomor identitas diri. Lantas bagaimana jika makalah ini tugas kelompok? Cukup tuliskan nama anggota dalam kelompok itu saja. Identitas ini penting karena menunjukkan kepemilikan karya makalah tersebut  agar tidak diklaim milik orang lain atau pun ditiru kerangka materinya.

5. Identitas atau Nama Lembaga/Sekolah/Universitas/Jurusan/Instansi
Langkah selanjutnya, di bawah identitas penulis, tuliskan identitas lembaga/sekolah/instansi/universitas yang penulis tersebut tempati.

6. Alamat
Jangan lupa, tuliskan identitas alamat sekolah/universitas/lembaga tersebut.  Tuliskan nama jalan, nomor alamat, kabupaten, provinsi, dan kode pos. Isikan kontak yang bisa dihubungi, nomor telepon, faksimile, dan email.

7. Tahun Pembuatan Makalah
Yang terakhir adalah tahun pembuatan makalah. Fungsinya sebagai pengingat ketika suatu saat dibutuhkan lagi, sehingga memudahkan dalam sistem pengarsipan.

Contoh Cover Makalah (Tugas Individu)


Contoh Cover Makalah (Tugas Kelompok)



Demikianlah ulasan tentang cara membuat cover makalah yang benar, silahkan bagi yang ingin mencontohnya tinggal liat saja contoh gambar diatas.
SEMOGA BERMANFAAT....

Contoh Penulisan Daftar Riwayat Hidup Yang Baik dan Benar

Daftar riwayat hidup atau juga sering disebut dengan curriculum vitae (CV) adalah merupakan sebuah lampiran yang melengkapi setiap berkas surat lamaran kerja. Tujuannya adalah sebagai salah satu bahan pertimbangan perusahaan untuk mengetahui profil dan kompetensi si pelamar secara lebih detail.

Meskipun sebenarnya tidak ada aturan baku tentang cara penyusunannya namun terkadang masih banyak juga yang bingung dalam menyusunnya. Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam membuat daftar riwayat hidup ini agar peluang untuk lolos seleksi tahap pertama ke tahap berikutnya terbuka lebar, diantaranya adalah:

  • Menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai dengan kaidah ejaan yang berlaku;
  • Riwayat hidup harus memuat secara rinci tentang identitas kita;
  • Memuat tentang riwayat pendidikan baik formal maupun non formal;
  • CV harus dibuat dengan jujur sesuai dengan kenyataan yang ada;
  • dan terakhir usahakan dibuat semenarik mungkin namun tetap mengutamakan aspek singkat dan jelas.
Dari penjabaran diatas mungkin anda sudah memiliki gambaran sedikit tentang bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar. Untuk lebih jelasnya lihatlah contoh daftar riwayat hidup dibawah ini :


Contoh Gambar Daftar Riwayat Hidup


Berikut Contoh Format CV / Daftar Riwayat Hidup


DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi
(isikan Identitas diri anda)
Nama                                     : ……………………………………….
Tempat, tanggal lahir         : ……………………………………….
Jenis Kelamin:                      : ……………………………………….
Agama                                   : ……………………………………….
Kewarganegaraan                : ……………………………………….
Alamat                                   : ……………………………………….
                                                  ……………………………………….
Telepon                                  : ……………………………………….
Email                                      : ……………………………………….


Latar Belakang Pendidikan
(isikan riwayat pendidikan anda)
Pendidikan Formal
19… -19… : SD…………
19… -19… : SMP…………
19… -19… : SMA……………
19… -200…: ………………….

Pendidikan Non Formal
(isikan riwayat pendidikan non formal yg pernah anda ikuti)
19… -19… : Kursus ……………..
19… -19… : Kursus ……………..
19… -19… : Kursus ……………..

Kemampuan
(isikan keahlian yang anda kuasai)
1. Bisa mengoperasikan aplikasi komputer ( Ms. Excel, Ms. Power Point, Ms. Word, MS Outlook, Ms. Access dll)
2. Menguasai Bahasa Inggris lisan dan tulisan secara pasif dan aktif
3. Kemampuan di bidang manajerial
4. Bisa mengemudikan mobil dan motor
5. Mampu bekerja sama secara individu maupun dengan team

Pengalaman Kerja
(isikan pengalaman kerja yang pernah dilalui)
1.     Praktek kerja di PT. K-Link Cirebon Jawa Barat
Periode : Januari 1997 – Maret 1998
Posisi : Bagian Administrasi
Pekerjaan:
·        Mengeluarkan dan menerima faktur dari pemasok
·        Penggajian karyawan atau payroll setiap bulan

2.     Bekerja di PT. BAF, Cirebon
Status: Karyawan Kontrak
Posisi : Bagian dari staff keuangan
Pekerjaan:
·        Mengatur dan mengelola kas anak perusahaan
·        Membuat surat untuk keperluan bisnis perusahaan

Demikian cv (curiculum vitae) atau daftar riwayat hidup ini saya buat dan bisa dipertanggung jawabkan. Terimakasih

Hormat Saya,

…………………………..

Demikian penjabaran tentang tatacara penulisan daftar riwayat hidup yang baik dan benar, semoga bisa menjadi bahan referensi bagi siapapun yang ingin mengaplikasikannya dalam dunia kerja. Saran saya buatlah daftar riwayat hidup anda sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.